1.2K Share 243K views 4 years ago untuk mengetahui berapa rasio kompresinya yang menentukan bahan bakar yang akan di pakai dan derajat pengapiannya #kursusmekanikNUANSAMOTORMuaraBungo -Jambi#
Ada dua cara yang bisa dilakukan. Keduanya pun menggunakan metode buret. Iya, pakai tabung kaca yang memiliki garis ukur dan sumbat keran di bagian bawahnya buat meneteskan cairan. Cairan yang dipakai, bisa campuran dari bensin dan oli agar tak cepat menguap.
Berikut ini adalah cara untuk menghitung kompresi setelah anda melakukan perubahan kegiatan cabut paking tanpa melakukan buret. Seperti yg kita ketahui Rc= (V1+V2) / V2 dengan V1 = CC motor V2= volume ruang bakar Langkah pertama adalah menghitung volume ruang bakar: RC= (V1+V2) / V2 RC= (V1/V2) + (V2/V2) RC=V1/V2 + 1 RC-1= V1/V2 V2=V1/ (RC-1)
Sebelum membahas lebih jauh mengenai cara menghitung kompresi motor, mari kita pahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan kompresi motor. Kompresi motor adalah ukuran tekanan udara di dalam ruang bakar mesin saat langkah kompresi. Semakin tinggi kompresi motor, semakin baik kinerja mesin kendaraan Anda.
Langkah-langkah untuk menghitung kompresi motor tanpa buret adalah sebagai berikut: Pertama-tama, keluarkan busi dari mesin. Pastikan bahwa busi yang dikeluarkan merupakan busi yang sudah dipakai dan dalam kondisi yang baik.
Soal dan jawaban rasio kompresi 1. Jika ada sebuah sepeda motor dengan diameter silinder 54mm dan panjang langkah piston 55mm. kemudian isi silinder ketika di ukur dengan buret adalah 12cc maka berapa rasio kompresinya? Mari coba kita masukkan ke dalam rumus: isi silinder = 3,14x54x54x55/4000 maka akan kita dapatkan isi silinder motor kita 125
.
cara menghitung kompresi motor tanpa buret